Migrasi dan HIV: Dampak Krisis Keuangan Global pada Masalah Migrasi di Asia


Krisis keuangan global yang saat ini terjadi mungkin memiliki dampak yang dramatis pada kehidupan para pekerja migran di Asia Tenggara. Sebagai krisis yang diluar kendali, akan meningkatkan gerakan masyarakat migran di luar negeri kembali rumah setelah kehilangan pekerjaan, atau yang baru-baru ini di rumah akan pergi ke luar negeri untuk mencari kerja.

Beberapa negara akan mengambil langkah proteksi yang lebih ketat, pilihan yang ada untuk migrasi resmi akan lebih sulit. Migran di luar negeri akan menghadapi kondisi semakin sulit, dengan kesempatan kerja yang lebih sedikit dan lebih mungkin mengalami diskriminasi dan stigmatisasi. Hal ini akan mengakibatkan lebih banyak imigran gelap, imigrasi tidak aman, dan meningkatkan kemungkinan bahwa imigran akan menemukan dirinya dalam situasi yang menempatkan mereka berisiko atau membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi HIV.

Menurut Joint UN initiative on migration and HIV/AIDS in South East Asia, krisis keuangan dan multi-miliar dolar paket stimulus ekonomi yang disampaikan tidak boleh melupakan wajah dan suara dari pergerakan dari penduduk pendatang yang yang paling rentant.

Isu ini didiskusikan di Tingkat Tinggi Multi-Stakeholder Dialog tentang Pencegahan, Perawatan, Peduli HIV dan Dukungan untuk Migran ASEAN di Bangkok, Thailand beberapa waktu yang lalu. Fokus utama dari dari pertemuan ini adalah intervensi strategis yang diperlukan untuk melindungi hak kesehatan buruh migran, dan khususnya akses mereka ke layanan HIV sepanjang siklus migrasi. Memastikan akses universal untuk layanan HIV migran merupakan tantangan utama di wilayah ASEANi.

Departemen Kesehatan Masyarakat di Thailand baru-baru ini telah dimulai sistem perawatan kesehatan untuk para pendatang baru. Migran yang terdaftar dapat memanfaatkan layanan kesehatan dari layanan yang telah ada ini. Namun masih ada kesenjangan besar dalam mencapai migran gelap untuk intervensi pencegahan, pengobatan dan perawatan HIV.

Perhatian tingkat tinggi dari multi-stakeholder adalah penting dan tepat untuk menegaskan kembali pentingnya buruh migran, yang memberikan kontribusi kepada masyarakat dan ekonomi antar negara ASEAN baik yang menerima dan yang mengirim tenaga kerja, dan hubungan mereka untuk mencegah penularan HIV.

Ini adalah kesempatan bagi para pemangku kepentingan kunci strategis untuk membicarakan tindakan dan membuat kebijakan untuk memungkinkan lingkungan yang akan membuat perbedaan dalam melindungi hak-hak dan kesehatan buruh migran.

Rekomendasi utama dari pertemuan tersebut termasuk:
• Pastikan bahwa pemeriksaan HIV pada migran mematuhi standar-standar internasional termasuk izin informasi, konseling dan kerahasiaan;
• Masukkan hal yang diperlukan untuk kebijakan dan peraturan yang memastikan bahwa pekerja migran terlindungi dan tidak tunduk kepada stigma dan diskriminasi, juga memiliki akses yang sama terhadap informasi, HIV pengobatan perawatan dan dukungan.
• Review undang-undang, kebijakan dan praktek yang berkaitan dengan HIV yang khusus membatasi masuk, tinggal dan tempat tinggal, juga memastikan bahwa orang yang hidup dengan HIV tidak lagi dikeluarkan, atau deportasi berdasarkan status HIV mereka.
• Memperkuat dan mempromosikan pra-keberangkatan dan pasca kedatangan yang diorientasikan bagi para pekerja tentang masalah kerentanan dan risiko HIV juga bagaimana mereka bisa akses ke layanan kesehatan.
• Mengembangkan cara yang efektif untuk kembali dan reintegrasi dari buruh migran termasuk arahan yang tepat untuk pengobatan, perawatan dan dukungan layanan HIV.

Diolah dan ditulis kembali oleh : Ahmad Fauzi

sumber:
• aids-asia
• http://regionalcentrebangkok.undp.or.th

Produk CNI yang bisa membantu mencegah dan mengatasi infeksi HIV yaitu:
• CNI Sun Chlorella 3X5 tab/hari
• CNI Ester-C Plus 2X1 tab/hari
• CNI Lyophilized Royal Jelly 2X1 tab/hari

Produk CNI adalah “Produk Kualitas Menengah Atas, Harga Menengah Bawah”

Untuk pemesanan PRODUK CNI segera hubungi:
AGEN RESMI PRODUK CNI
Jl. Teratai RT 10, RW 04, Bligo, Candi, Sidoarjo, JAWA TIMUR 61271, Telp. 031-70520708, 031-8068858, HP. 08155064444, 085731997300 Untuk pesan Produk bisa Transfer ke BCA No. Rek: 018.33.222.38 Atas nama: ANDY SUBANDONO (kami SIAP melayani pengiriman seluruh wilayah Indonesia dengan ditambah ongkos kirim)
Related Posts with Thumbnails

Informasi yang lain, ada di bawah ini...